Tao Te Ching - “Hidup seperti air mengalir”.
- Air bersifat nurturing yang
sangat besar manfaatnya bagi makhluk hidup.
- “Allah telah menurunkan air (hujan) dari
langit, Maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, Maka arus itu
membawa buih yang mengambang. dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api
untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus
itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil.
Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; Adapun yang
memberi manfaat kepada manusia, Maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah
membuat perumpamaan-perumpamaan.”(Ar-Ra’d: 17)
- Air
bersifat adaptif, flexible, jernih, tegas, tenang, dan tangguh.
- Air berubah bentuk tapi tidak berubah
sifat. Dimanapun kita berada hendaklah kita tetap mempunyai kepribadian yang
kuat, keimanan yang teguh, yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan kondisi
dan lingkungan.
- Flexibilitas air mampu menyesuaikan dirinya
terhadap lingkungannya dengan baik.
- Kejernihan air dapat digunakan untuk
bercermin, kita harus mempunyai sikap dan tindakan yang positive supaya menjadi
inspirasi bagi generasi selanjutnya.
- Dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial,
kita harus bersikap tegas dan kuat menghadapi tantangan.
- Untuk mencapai tujuan hidup kita harus
tenang, sabar dan tawakal menghadapi semua pujian dan kritik.
- Ombak yang bergulung, bencana banjir
bandang atau Tsunami menjadi peringatan betapa dahsyatnya air.
- Air
akan meninggalkan basah pada benda yang disinggahinya.
- Benda yang telah dilewati air akan
kering setelah beberapa saat, mulai dari hitungan detik hingga jam. Begitupun
kita dituntut untuk tetap eksis meski ia telah tiada, baik karena sudah
berpindah tempat ataupun wafat. Hanya kebaikan yang mampu mengabadikan kita
dihati manusia lainnya dan ditransformasi melalui berbagai alur cerita kepada
generasi setelahnya.
- Air
tak tertangkap oleh genggaman tangan tetapi bisa dirasakan kehadirannya.
Selain
mempunyai sifat mengalir, air juga mempunyai sifat menguap.
- Naik keatas dan bertemu, berkumpul dan
bersatu dengan uap air yang berasal dari berbagai tempat, dan dari pertalian
ikatan ini akhirnya terbentuklah awan. Gumpalan awan ini kemudian bertemu
dengan gumpalan-gumpalan lainnya sehingga semakin berat dan turunlah hujan yang
menyejukan. Kesuksesan yang kita raih juga untuk menyejahterakan banyak
orang.
- Air
mempunyai sifat mengalir ke bawah atau tempat yang lebih rendah.
- Bersikaplah untuk selalu berwibawa &
tawadlu'(rendah hati), dan jauhi sifat sombong serta arogan.
- Air akan mengalir ke laut yang merupakan kumpulan
air dari seluruh dunia dengan sifat dan karakter yang berbeda-beda.
- Kita harus berpikir
universal dan mempunyai wawasan yang luas, dan dapat menggalang kesatuan dan
persatuan. Hentakan pukulan keras pada air, mungkin akan mencerai-berai
menciprat air kesegala arah. Tapi ia akan tetap kembali bersatu lagi.
- Air sangat mudah
berbaur dengan sesama air, sudah selayaknya kita juga bisa berbaur dan
bersatu-padu antar sesama manusia. Air tidak bisa dibelah, selalu mengalah tapi
tidak pernah kalah.
- Air suci digunakan untuk berwudhu sebelum shalat. Kekonsistenan dalam beribadah membuat
kita menjauhi semua larangan Allah SWT. Air bersih memberikan manfaat yang membawa keberkahan.
